Investasi Jangka Panjang: Tujuan, dan Keuntungannya

Properti/Tanah atau Bangunan

Investasi ini dianggap sebagai bentuk investasi jangka panjang yang menguntungkan. Salah satunya karena harga tanah setiap tahunnya mengalami kenaikan. Misalnya, membeli tanah ataupun sebuah rumah kemudian dirawat. Lima sampai sepuluh tahun mendatang baru di jual asset properti dan harganya akan mengalami kenaikan.
Akan tetapi, investasi properti membutuhkan modal yang besar. Tentu dengan potensi pengembalian juga yang besar.

Tujuan Berinvestasi Jangka Panjang
Investasi dengan jangka panjang kerap digunakan untuk melakukan diversifikasi setelah melakukan investasi jangka pendek. Instrumen jangka pendek digunakan untuk memperoleh dana kecil tetapi cepat, sementara yang instrumen jangka panjang digunakan untuk mempersiapkan cita-cita besar di masa depan.

Selain itu, beberapa tujuan seorang investor melakukan Investasi berjangka panjang adalah sebagai berikut:

Mendapatkan pasif income terus menerus melalui bunga, biaya sewa, dividen, atau jenis keuntungan lain.
Mempersiapkan uang pensiun dan warisan melalui pasif income yang dapat diperoleh secara rutin.
Sebagai upaya untuk menyiapkan modal dalam membangun bisnis.
Ikut serta menghadirkan sebuah produk yang diperlukan oleh masyarakat dengan berinvestasi ke perusahaan produsen produk tertentu.
Mempengaruhi kebijakan perusahaan karena menjadi salah satu pemegang saham.
Keuntungan Investasi Jangka Panjang
Seperti keuntungan investasi secara umum, investasi dengan jangka panjang akan mendatangkan pasif income yang besar. Namun, secara khusus, investasi berjangka panjang memiliki berbagai kelebihan sebagai berikut:

Memiliki potensi untuk menghasilkan uang yang sangat besar di masa depan.
Tidak memakan banyak waktu untuk pengolahan karena skala periodenya yang cukup lebar, hanya cukup cek sesekali saja.
Investor jangka panjang tidak perlu khawatir pada fluktuasi harga dalam hitungan hari.
Biaya transaksi dan pajak lebih murah ketimbang investasi jangka pendek.
Memberi waktu yang cukup banyak untuk menentukan tindakan yang harus dilakukan oleh investor.
Meminimalisir kerugian karena dalam jangka panjang kebanyakan harga aset meningkat, tidak naik turun seperti jangka pendek.